Register Login
berlokasi di Yun Long.

Dalam acara tersebut, Joy mendapat kesempatan untuk bermain bersama dengan seorang gitaris asal HK. Sejak saat itu, dia sering mendapat undangan dari berbagai organisasi di HK dan mengikuti beberapa lomba band, salah satunya di acara yang diadakanoleh BNI di Gedung KJRI.

Di tahun 2014 pertengahan, terjadi ketidakselarasan pemikiran sehingga dia memutuskan untuk keluar dari groupnya. Dia lebih memilih berkolaborasi dengan berbagai group band yang digawangi sesama PMI, dan melakukan perform di Bundaran Victoria Park, bersama para aktivis HK.

Gadis tomboy dengan kacamata sebagai cirri khasnya, melakukan hal itu karena ingin terus melatih skill dan menambah ilmu dalam bermain gitar. Kemampuan yang dimiliki Joy, yang diadapat dari belajar secara otodidak dan keuletannya, setara dengan mereka yang belajar dengan dibimbing seorang guru les.

Keseringannya berkolaborasi dengan berbagai anak band, ternyata mempertemukannya dengan teman yang memang tidak memiliki group, dan akhirnya pada akhir tahun 2014, dia membentuk sebuah group dengan nama X-tra yang artinya tambahan. Dengan kombinasi, Tony di drum, basis; Davit, rhythm; Puput, dan Weli sebagai vocalis serta Joy memainkan gitar melodi.

Sejauh ini, mereka telah mengikuti 6-7 kali pementasan baik sebagai undangan maupun perlombaan. Pernahmeraih Juara Harapan di acara Sound Worker-Pilar HK.
Saat ini Joy memberikan lesson untuk para PMI yang suka bermain gitar, dengan pengganti jasa 250$ untuk 4 kali pertemuan, 2-3 jam per pertemuan.

Gadis yang lahir 26 tahun silam di Sidoarjo, berkeinginan menjadi seperti seorang gitaris favoritnya, yaitu Apoy (Gitaris Wali Band), karena menurutnya tehnik bermain dan sweepingnya keren.
 

Tiada hal yang tak mungkin, seorang PMI pun harus berani berkreasi dan berkarya. ( 
Linda Puspita Sari/ GEDOOR HK)
  • HOBI
  • #Hobi #Music #Music Jazz #Musik
  • Joy Sang Gitaris
16 Desember 2015 - 13:38:37 WIB Foto : Red GEDOOR HK Dibaca : 903
Terlahir sebagai anak kedua dari tiga bersaudara, gadis yang memiliki nama asli Siti Masula harus bekerja keras demi membantu perekonomian keluarga dan membiayai sekolah adiknya. Sejak berusia 16 tahun, dia sudah melanglang buana ke Negeri Singa, dan sejak 2007 dia mengadu nasib di Negeri Bauhinia hingga sekarang.

Meski berada jauh di negeri orang gadis berpenampilan tomboy (tb), ingin tetap mendalami hobinya dalam bermusik sambil bekerja. Ibarat pepatah “Sekali dayung dua pulau terlampaui.” Ketertarikkannya untuk mendalami alat music berjenis gitar berawal pada tahun 2007,  disaat roman-roman cinta mewarnai hari-harinya.

Dari situlah dia mempunyai keinginan untuk menciptakan sebuah lagu sekaligus belajar music secara open chord. Ternyata jodoh tidak akan kemana. Pada tahun 2011, tuhan mempertemukannya dengan sri utami, seorang ketua Golpindo (Gabungan Olahraga Puteri Indonesia).

Golpindo adalah sebuah organisasi yang dibentuk oleh TKI/ PMI Hong Kong dalam bidang olahraga yang dibina langsung oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia Hong Kong (KJRI HK). Dari Sri Utami-lah gadis yang kerap dipanggil Joy, mengenal berbagai kalangan anak band yang membuat semangatnya semakin membara.
 

Selama kurang lebih setengah tahun, Joy mengikuti anak-anak band dan mengambil ilmu dari mereka dengan cara memperhatikan, bertanya, dan mempraktikkannya secara otodidak. Hal itu membuatnya mampu memainkan gitar menjadi lebih baik, dan pada bulan Desember 2011, Joy bersama dengan group band-nya mengikuti acara Culture Show, sebuah ajang penampilan bakat dari berbagai negara, yang
Komentar Beri Komentar
Artikel Terkait
Paintball Paintball
Kamis, 29 September 2011
Deep & Extreme Indonesia 2014 Deep & Extreme Indonesia 2014
Selasa, 01 April 2014